MENCENGANGKAN!!! MENGAPA ORANG BAIK SELALU TERSAKITI? SELALU TERTIPU? SELALU DI HINA? MENETESKAN AIR MATA DIBACA DAN DISHARE YA...??

 Butuh kita kenali kalau dlam satu kehidupan mempunyai misteri apa serta bagaimana dan kenapa, namun hal semacam ini jadi cerminan kalau mesti seperti apakah kita serta mengapa dan bagaimana.

KENAPA ORANG BAIK SELALU TERSAKITI?

Lantaran orang baik selalu memprioritaskan orang lain. Dalam semesta kebahagiaannya, ia tak sediakan untuk dianya, kecuali cuma sedikit.




KENAPA ORANG BAIK SELALU TERTIPU?

Karena orang baik selalu melihat orang lain tulus seperti dianya. Ia tak tersisa sedikitpun prasangka kalau orang yg ia pandang penyayang dapat mengkhianatinya


KENAPA ORANG BAIKSELALU DI HINA?
Lantaran orang baik tidak pernah di beri peluang membela dianya. Ia cuma mesti terima, walau bukanlah ia yg mengawali perkara.


KENAPA ORANG BAIK SELALU MENETESKAN AIR MATA?
Karena orang baik tidak mau membagi rasa sedih. Ia terbiasa menyembuhkan sendiri lukanya, Serta percaya kalau satu saat Allah bakal ganti kesedihannya dg kebahagiaan.


TAPI, KENAPA ORANG BAIK TAK PERNAH MEMBENCI YANG MELUKAINYA?

Lantaran orang baik senantiasa melihat kalau diatas semuanya, Allah-lah intinya. Bila Allah yang mengarahkan gerak gerik hidupnya, bagaiman ia bakal mendebat kehendak-Nya.

Tersebut penyebabnya orang orang baik tak memiliki dendam dalam kehidupannya.

Semoga Allah selalu mempermudah & memperkuat kita semuanya serta anak keturunan kita, jadi orang orang yg baik. Yang selalu tekun belajar sharing kebaikan serta coba menyinari semesta di sekitar walaupun baru dapat dg sinar yg kecil meskipun.

Aamiin Ya Arhamar Rahimin.

SHARE

Milan Tomic

Hi. I’m Designer of Blog Magic. I’m CEO/Founder of ThemeXpose. I’m Creative Art Director, Web Designer, UI/UX Designer, Interaction Designer, Industrial Designer, Web Developer, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker, Writer and Photographer. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar