
Lokasi rumah tersebut di kompleks perumahan elegan Bintaro. Pada saat itu, kedua pasangan selebritas papan atas ini belum tersiar berita perceraian. Kami sebagai kerabatnya juga tidak melihat sinyal tanda keretakan rumah tangga mereka.
Kehadiran kami yaitu untuk mengatakan lagi tahun pada Bang Ray yang kebetulan jatuh tepat pada tanggal 1 Januari.
Pagi yang cerah, kami telah tiba dirumah Ray Sahetapy serta Dewi Yull. Kehadiran kami disambut hangat oleh Dewi Yull yang waktu itu barusan melahirkan seseorang bayi tampan bernama Mohammad Raya. Dia menyongsong kami sambil menimang si kecil Raya. Berwajah cantik serta fresh. Sambil terlibat percakapan kami dipersilahkan untuk mencicipi hidangan ala Cirebon yang tersaji di ruangan makan itu.
Waktu itu saya mengungkapkan kecemburuan saya pada Mbak Dewi Yull yang dapat menimang anak lagi tahun ini. Sedang saya yang telah menikah dua tahun belum juga di beri keyakinan oleh Tuhan untuk menimang bayi. Sesungguhnya, satu bulan sesudah menikah saya segera h4m1l. K3h4mil4n itu kami sambut dengan senang.
Tetapi sayang, umur j4n1n dalam kandungan saya pada saat itu cuma berumur lima minggu atau satu bulan lebih 1 minggu saja. Saya alami k3gugur4n serta segera dikerjakan operasi kur3t oleh dokter k4ndung4n dirumah sakit. Sedih sekali saya waktu itu. Rasa sedih bercampur aduk jadi satu. Waktu itu saya pernah menyalahkan diri saya yang sangat mementingkan pekerjaan kantor daripada melindungi kesehatan diri saya. Sesungguhnya dalam k3h4mil4n pertama ini, saya tidak pernah alami sakit di bagian k4ndung4n. Saya juga tidak mengerti kenapa saya bisa sampai k3gu *gur4n walau sebenarnya saya tidak miliki kisah penyakit apapun terkecuali batuk-pilek.
Waktu saya lakukan kontrol untuk yang kedua kalinya, dokter k4n *dung4n yang mengecek k4nd *ung4n saya menyebutkan kalau j4 *n1n yang ada di k4nd *ung4n saya tidak berkembang serta tidak tunjukkan sinyal tanda kehidupan lagi.
Kurang lebih satu tahun sesudah k3gu *gur4n itu, saya lalu hamil lagi. Tetapi sama dengan k3h4m1l4n pertama saya terlebih dulu, janin saya cuma dapat bertahan lima minggu dalam r4h *1m saya. Lagi-lagi saya terpukul karena mesti kehilangan calon anak yang telah demikian lama saya serta suami nantikan. Tetapi saya sebagai manusia biasa cuma dapat pasrah pada kehendak-Nya.
Mbak Dewi tahu persis dengan kondisi saya serta suami yang sedang berduka.
Waktu itulah Mbak Dewi menghibur saya sambil menyampaikan, kalau anak yaitu titipan Allah SWT. Bila Allah telah menganggap kita siap terima titipan-Nya, jadi Allah bakal berikan.
“Sebagai manusia, kita memanglah mesti pasrah diri pada kehendak-Nya. Tetapi manusia juga diijinkan untuk tetap berusaha. Nah, janganlah sedih. Mbak Dewi miliki resep terapi tradisional keluarga yang semoga dapat mempercepat hasrat seorang untuk mempunyai anak, ” ungkap Dewi Yull sambil asik m3nyusu1 bayinya.
“Serius, Mbak? ” bertanya saya setengah yakin.
Ya iyalah…saya ini populer mulai sejak dahulu yaitu type orang yang sekurang-kurangnya ketertarikan dengan pengobatan tradisional. Walau Ibunda saya datang dari Jawa serta miliki banyak resep tradisonal, saya kurang yakin (itu cerita dahulu, saat ini saya terlebih rajin minum jamu gendong serta yakin khasiatnya heheheheh). Bila ibu saya membikinkan jamu beras kencur atau kunyit asam, saya hanya menganggapnya sebagai minuman pembasmi haus dahaga saja (karena kebetulan jamu beras kencur serta kunyit asam enak sekali bila di dinginkan dalam almari es).
“Kamu ini belum apa-apa, Puri. Cobalah saksikan sekretaris Mbak itu telah kian lebih lima kali k3gu *gur4n. Tetapi karena therapy jeruk nipis, pada akhirnya dia dapat h4 *m1l serta saat ini telah m3l4h1rkan dengan selamat, ” kata Dewi Yull. Kebetulan sekretaris Dewi Yull itu masih keluarga dekat juga.
Dewi Yull menyampaikan dia sudah menyarankan sekretarisnya itu untuk melakukan ‘terapi jeruk nipis’. Sesudah therapy usai, bln. selanjutnya sekretarisnya itu h4m1l dengan lancar serta sehat.
Tetapi Dewi sekali lagi mengingatkan pada saya kalau manusia bisa berupaya namun Tuhan juga yang menentukan.
Karena hasrat yang besar untuk memiliki anak, pada akhirnya besok harinya, dirumah, saya mulai melakukan terapi jeruk nipis.
Langkah meminumnya yaitu jeruk nipis itu diparas tanpa ada di beri penambahan kombinasi apapun. Air perasannya mesti diminum hingga habis (seperti minum jamu, diminumnya tak bisa ada bekas). Uniknya, therapy jeruk nipis ini mesti diminum sepanjang dua minggu berturut bebrapa ikut tanpa ada bisa putus. Jumlah jeruk yang di minum sehari-hari yaitu kelipatan 4. Pikirkan berapakah buah jeruk nipis yang perlu dikonsumsi dalam therapy ini? Tidak tanggung-tanggung, kian lebih 160 buah!
Bila di dalam jalan umpamanya persediaan jeruk habis di kulkas habis walau sebenarnya jadwal terapi (2 minggu) belum usai jadi saya mesti mengulangnya dari hari pertama.
Therapy yang terberat untuk saya yaitu ketika hari ke tujuh karena mesti minum 28 buah air jeruk nipis. Karena saya pilih buah jeruk nipis yang ukurannya besar-besar jadi dari 28 jeruk nipis itu membuahkan satu gelas penuh sari jeruk. Wah, hampir muntah rasa-rasanya (saya tidak ingin memuntahkan karena bila muntah jadi ukuran jeruknya menyusut serta mesti mengulang lagi dari hari pertama. Cape deh!) . Tetapi karena hasrat yang demikian kuat untuk memiliki anak jadi saya meminumnya hingga habis cuma dalam sebagian teguk.
Resep ‘terapi jeruk nipis’ ini menurut Dewi Yull mulai sejak hari pertama sampai hari ke 14, setiap kali akan diminum mesti dibarengi dengan doa menurut agama serta keyakinan semasing.
Berikut jumlah jeruk nipis yang perlu diminum sepanjang 14 hari tanpa ada bisa terputus. Tentukan jeruk nipis yang bebrapa sedang saja bila tidak kuat. Sebab bila sangat besar bakal membuahkan air perasan yang begitu banyak. Sebelumnya terapi digerakkan, satu hari terlebih dulu cobalah saja lebih dahulu 2 buah jeruk nipis. Tujuannya supaya perut tak kaget. Kemudian, esoknya baru mulai lakukan terapi minum air perasan jeruk nipis.
Hari ke-1………………………………….. 4 jeruk nipis
Hari ke-2………………………………….. 8 jeruk nipis
Hari ke-3…………………………………. 12 jeruk nipis
Hari ke-4…………………………………. 16 jeruk nipis
Hari ke-5…………………………………. 20 jeruk nipis
Hari ke-6…………………………………. 24 jeruk nipis
Hari ke-7………………………………..... 28 jeruk nipis
Hari ke- 8………………………………….. 28 jeruk nipis
Hari ke-9………………………………….. 24 jeruk nipis
Hari ke-10…………………………………20 jeruk nipis
Hari ke-11…………………………………16 jeruk nipis
Hari ke-12…………………………………12 jeruk nipis
Hari ke-13…………………………………. 8 jeruk nipis
Hari ke-14…………………………………. 4 jeruk nipis
Menurut Dewi, sebaiknya yang turut melakukan terapi ini yaitu suami istri. Tetapi bila suami tidak dapat tidak jadi masalah.
Suami saya sendiri saat itu tidak menjalankan terapi ini karena sedang repot dinas ke luar kota.
Satu bulan kemudian, sesudah menjalankan terapi itu, saya dinyatakan positif h4m1l oleh dokter k4nd *ung4n saya. Saya begitu bersukur pada Tuhan atas anugerah-Nya itu. Saya menyampaikan kabar pada suami serta beberapa orang paling dekat saya. Tahu berita k3h4 *m1l4n saya ini, Mbak Dewi juga ikut senang. Serta saat anak pertama saya lahir (anak lelaki), Mbak Dewi menjenguk saya RS Carolus, Jakarta Pusat.
Yang lebih membahagiakan lagi, saat anak lelaki saya itu belum dapat jalan karena baru umur tujuh bln., nyatanya saya h4m1l lagi. Satu karunia yang mengagumkan untuk saya serta suami. K3h4m1l4n ke-2 ini saya mempunyai anak wanita yang cantik. Saat ini saya sudah memiliki sepasang anak-anak yang sehat. Si sulung telah berumur 10 th., sebentar lagi bakal masuk saat remajanya. Wah suka sekali saya.
Kebahagiaan saya ini dapat saya berikan pada dua rekan kantor saya saat itu (lelaki) yang istrinya susah memiliki anak. Saya memberi resep therapy jeruk nipis ala Dewi Yull. Tetapi seperti kata Dewi Yull pada saya kalau therapy ini hanya satu diantara usaha untuk peroleh keturunan. Manusia bisa berupaya tetapi Tuhan juga yang memastikan. Seseorang rekan saya ; sesudah isterinya lakukan terapi jeruk nipis, pada akhirnya sukses hamil.
Sedang seseorang rekan yang lain masihlah mesti bersabar.
Tak tahu bagaimana berita rekan saya ini setelah itu apakah telah miliki anak atau belum. Masalahnya sesudah saya melahirkan anak ke-2, suami saya memohon supaya saya berhenti bekerja dari kantor itu. Argumennya supaya saya lebih konsentrasi pada anak-anak saja. Sayang juga sesungguhnya sebab saya telah meniti karir telah lama. Waktu itu saya telah menempati jabatan sebagai Manager PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia).
Saat ini meskipun Mbak Dewi Yull serta Bang Ray Sahetapy sudah berpisah, tetapi jalinan ke-2 keluarga tetaplah tersambung serasi. Tiap-tiap ada acara keluarga serta kami sama-sama berjumpa, pastinya Mbak Dewi bertanya berita ke-2 anak-anak saya. Saya juga tidak pernah lupa mengatakan terimakasih pada Mbak Dewi karena resep therapy jeruk nipisnya itu.
Tetapi lagi-lagi Mbak Dewi senantiasa mengingatkan pada saya supaya berterimakasih saja pada Tuhan Yang Maha Pencipta. Lantaran cuma dengan izin-Nya saja jadi semua ini dapat berlangsung.
Nah, bagaimana manfaat jeruk nipis bila dilihat dari sisi pengetahuan kesehatan moderen?
Didalam sari jeruk nipis ada kandungan vitamin C yang begitu tinggi. Vitamin C ini bergungsi sebagai anti-oksidan yang bisa menjinakkan r4d1k4l bebas pada badan. Diluar itu jeruk nipis mempunyai kandungan beberapa mineral serta fosfor yang mengatur metabolisme pada badan.
Lantaran kandungan vitamin C yang tinggi berikut jadi ‘terapi jeruk nipis ini’ pada intinya dapat juga mneyembuhkan semua jenis penyakit.
Menurut Dewi Yull, therapy jeruk nipis ini bukanlah terus-terusan cuma ditujukan untuk pasangan yang meninginkan keturunan. Tetapi sebenarnya therapy jeruk nipis ini bisa digunakkan untuk mengobati semua jenis penyakit. Sebab lewat therapy jeruk nipis ini bakal di keluarkan semuanya racun yang ada pada badan hingga badan jadi sehat dan bugar.
Tersebut maka dari itu, Dewi Yull menyarankan supaya tetaplah menggerakkan terapi jeruk nipis ini untuk maksud kesehatan pada umumnya. Terapi jeruk nipis ini bisa dikerjakan dengan cara teratur tiap-tiap enam bln. sekali atau satu tahun 2 x. Ini baik dikerjakan oleh golongan wanita ataupun lelaki.
(Puri Areta)
Lewat : Akuinginh4m1l. blogspot. com
0 komentar:
Posting Komentar