Dalam Islam wanita mempunyai tingkatan yang demikian mulia. Allah SWT berikan anugerah kepadanya untuk melahirkan dan menyusui buah hatinya.
Melalui air susu ibu, anak akan tumbuh dengan cara baik. Namun sayang, banyak diketahui wanita yang malas menyusui anaknya dengan alasan takut menyebabkan rusaknya penampilan.
Walaupun sesungguhnya tindakan itu malah akan menyebabkan kesehatannya sendiri lebih buruk. Di sisi lain, wanita-wanita yang malas menyusui anaknya " dijanjikan " azab yang pedih oleh Allah SWT di akhir zaman nantinya.
Dalam satu hadits dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Kemudian Malaikat itu mengajakku melanjutkan perjalanan, mendadak saya saksikan beberapa wanita yang payudaranya dicabik-cabik ular yang ganas. Saya kemukakan pertanyaan : ‘Kenapa mereka? ’ Malaikat itu menjawab : ‘Mereka yakni sebagian wanita yang tidak mau menyusui anak-anaknya (tanpa ada alasan
syar’i) ’. ”
(HR. Ibnu Hibban dalam shahihnya 7491, Ibnu Khuzaimah 1986, dan Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Al-Jami’ush Shahih mengatakan :
“Ini hadits shahih dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu. ” Hadis ini bisa dinilai shahih oleh Imam Al-Albani).
Rasulullah SAW juga mengemukakan berita, " Apabila ular di neraka menyengat satu gigitan, akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim. Demikian juga kalajengking di neraka, waktu menggigit satu gigitan akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim, ” (HR. Al-Baihaqi).
Ancaman hadits ini berlaku, waktu seorang ibu punya niat menghalangi anaknya untuk peroleh nutrisi dari ASI-nya tidak ada alasan yang dibenarkan.
Sebentar apabila sang ibu tidak begitu mungkin saja untuk menyusui anaknya, baik karena segi yang ada pada ibu maupun sang anak, insya Allah tidak termasuk dalam ancaman hadits ini. Karena itu, tak jadi permasalahan apabila anak diberi susu kecuali ASI ibunya.
Sumber : www. wow-keren. net

0 komentar:
Posting Komentar