Studi terbaru yang dilakukan peneliti dari Amerika Serikat,
mengungkap bahwa di zaman Firaun (ribuan tahun lalu) iklim dunia mencapai titik
terpanas ketimbang suhu Bumi saat ini.
Salah satu hasil temuan dari penelitian ini ialah, terungkap
bahwa temperatur mulai dari 2000-2009 belum melebihi suhu terpanas dari awal
zaman Holosen (5000 hingga 10 ribu tahun lalu). Wikipediamenerangkan, Holosen
merupakan skala waktu yang berlangsung antara 9560 sampai 9300 sebelum masehi.
“Dalam 100 tahun terakhir, peningkatan karbondioksida
melalui emisi meningkat dari kegiatan manusia,” ungkap peneliti Shaun Marcott
dari Oregon State University. Diyakini sekira 5000 tahun lalu, Bumi diketahui
lebih hangat ketimbang saat ini .
Ilmuwan percaya bahwa terdapat “periode hangat abad
pertengahan” yang terjadi sekira seribu tahun lalu. Ilmuwan dari Johannes
Gutenberg-Universitat di Mainz, Jerman juga pernah meneliti tentang suhu Bumi
ribuan tahun lalu.
Beberapa ilmuwan setuju tentang hasil temuan Marcott. Mereka
mengatakan, di zaman pertengahan (Medieval) dan masa kejayaan Romawi suhu Bumi
juga menghangat. Dalam penelitian lain, diyakini bahwa pemanasan global
diharapkan hanya berlangsung dalam abad ini, yang menandakan meningkatnya
permukaan laut pada skala meter atau lebih hingga tahun 2100. Dz-(fmh)/Okz

0 komentar:
Posting Komentar