Perdebatan panjang tentang nasib Nabi Isa AS atau Yesus Sang
Juru Selamat dalam pandangan agama Kristen, tak pernah lekang ditelan
bergulirnya zaman. Perdebatan itu bahkan kembali menguat seiring klaim
ditemukannya kitab Injil berusia lebih dari 1.500 tahun.
Sejalan dengan sejarah yang dicatat Islam, Injil tua itu
menyatakan bahwa Yesus langsung diangkat ke surga, sementara Yudas dengan
iradah Allah disamarkan sehingga menyerupai Yesus dan disalibkan dalam prosesi
sebagaimana yang diyakini selama ini.
Jika ditelusuri pada situs barnabas.net, di BAB 112 pada
Injil Barnabas menyebutkan bahwa Nabi Isa (Yesus) bercerita kepada Barnabas
bahwa dirinya akan dibunuh. Namun, kata Nabi Isa, Allah akan membawanya naik
dari bumi. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat
yang wajahnya diubah seperti Nabi Isa. Dan orang-orang akan percaya bahwa yang
disalib itu adalah Nabi Isa. ”Tetapi Muhammad akan datang… Rasul Allah yang
suci,” kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad juga disebut pada Bab 136, 163, dan
220.
Pada tanggal 28 Februari 2012 telah diberitakan bahwa telah
ditemukan di Turki sebuah Injil berusia 1.500 tahun yang menceritakan
kedatangan Nabi Muhammad SAW. Menteri Budaya dan Pariwisata Turki pada saat
itu, Ertugul Gunay, mengatakan sejalan dengan keyakinan Islam, Injil ini
memperlakukan Yesus sebagai manusia bukan Tuhan. Fakta ini, sekaligus menolak
ide konsep tritunggal dan penyaliban Yesus. (rz)

0 komentar:
Posting Komentar